Apa Itu Order Stop-Limit di BTSE Indonesia?


Order stop-limit adalah salah satu jenis order lanjutan yang tersedia di BTSE Indonesia, selain market order dan limit order. Sebelum menggunakan stop-limit order, sangat disarankan untuk memahami terlebih dahulu cara kerja market order dan limit order agar strategi trading kamu lebih optimal.


Stop-limit order terdiri dari dua komponen utama, yaitu:

  • Harga Stop (Stop Price)
    Harga pemicu yang akan mengaktifkan order limit kamu.

  • Harga Limit (Limit Price)
    Harga yang ditentukan untuk membeli atau menjual aset setelah harga stop tercapai. 


Cara kerjanya, ketika harga pasar menyentuh atau melewati harga stop, sistem akan secara otomatis menempatkan order limit ke dalam order book sesuai dengan harga limit yang telah kamu tentukan.


Meskipun harga stop dan harga limit bisa diatur sama, umumnya lebih disarankan untuk memberi jarak di antara keduanya. Untuk order jual, pasang harga stop sedikit lebih tinggi dari harga limit, sedangkan untuk order beli, pasang harga stop sedikit lebih rendah dari harga limit. Strategi ini dapat meningkatkan peluang order kamu untuk tereksekusi.



Bagaimana Cara Menggunakan Order Stop-Limit di BTSE Indonesia?


Sebagai contoh, kamu membeli 0,078 BNB di harga 401.816 IDR karena kamu meyakini harga tersebut merupakan area support yang kuat dan berpotensi naik.

Namun, untuk melindungi posisi jika harga justru bergerak turun, kamu dapat memasang order jual stop-limit dengan pengaturan berikut:

  • Harga Stop (Stop Price): 401.616 IDR (harga pemicu)
  • Harga Limit (Limit Price): 401.416 IDR (harga eksekusi)
  • Jumlah: 0,078 BNB


Setelah semua data diisi, klik tombol “Jual BNB”, lalu konfirmasikan detail order kamu pada pop-up yang muncul. Order akan aktif ketika harga pasar menyentuh atau melewati 401.616 IDR, dan sistem akan berusaha mengeksekusi order di harga 401.416 IDR.


  • Order stop-limit tidak langsung muncul di buku order sampai harga stop tercapai.
  • Jika harga pasar tidak mencapai harga limit, order kamu akan tetap terbuka dan belum tereksekusi.
  • Dalam kondisi pasar yang sangat volatil (harga bergerak naik atau turun dengan cepat), ada kemungkinan order tidak sempat tereksekusi. Pada kondisi seperti ini, kamu dapat mempertimbangkan menggunakan market order untuk keluar dari posisi dengan lebih cepat.


Dengan memahami fungsi dan cara penggunaan order stop-limit, kamu dapat menyusun strategi trading yang lebih aman dan efisien di BTSE Indonesia.


Jika kamu memiliki pertanyaan lebih lanjut, silakan hubungi Customer Support BTSE Indonesia untuk mendapatkan bantuan.



Butuh bantuan? Kami akan selalu ada untuk membantu Anda Hubungi Kami
Crypto Exchange Favorit Anda Professional, Aman, dan Dapat dipercaya Mulai Sekarang